GlobalFoundries Kembangkan Teknologi Chip FDX Fusion untuk Kebutuhan AI Fisik

GlobalFoundries memperkenalkan rencana pengembangan teknologi chip FDX Fusion pada 9 Oktober 2026 di Dresden, Jerman, sebagai langkah memperkuat industri semikonduktor untuk kebutuhan kecerdasan buatan di dunia fisik. Platform berbasis FD-SOI ini dirancang untuk menghadirkan kemampuan komputasi setara kelas 7 nanometer sekaligus meningkatkan efisiensi energi dan integrasi berbagai komponen elektronik. Teknologi tersebut ditujukan bagi perangkat yang harus merasakan kondisi lingkungan, memproses informasi, mengambil tindakan, dan berkomunikasi secara langsung. Dengan target produksi pada 2028, FDX Fusion berpotensi mendukung perkembangan robotika, kendaraan pintar, otomasi industri, serta berbagai perangkat AI yang bekerja di luar pusat data.
Strategi GlobalFoundries Menghadirkan Semikonduktor untuk Dunia Fisik
Pertumbuhan ekosistem artificial intelligence semakin membuka berbagai peluang baru dalam kehidupan sehari-hari. Pada tahap perkembangan sebelumnya, model kecerdasan buatan sering mengandalkan server besar. Di sisi lain, pemrosesan cerdas semakin dibutuhkan pada mesin fisik. Untuk memenuhi kebutuhan baru ini, GlobalFoundries mengembangkan FDX Fusion sebagai teknologi proses semikonduktor terbaru. Rancangan chip tersebut dirancang memenuhi kebutuhan Physical AI, yaitu penerapan kecerdasan buatan pada sistem fisik. Melalui pendekatan tersebut, GlobalFoundries ingin memperluas efisiensi energi.
Pengenalan platform semikonduktor tersebut disampaikan dalam pengumuman resmi Oktober 2026 di Dresden, Jerman. Perusahaan tersebut menjelaskan bahwa platform generasi pertama ditargetkan memberikan performa digital kelas 7 nanometer. Namun demikian, istilah tersebut tidak boleh langsung disamakan dengan ukuran geometris setiap komponen. FDX Fusion dikembangkan sebagai kelanjutan roadmap FD-SOI GlobalFoundries. Fokus pengembangannya adalah mengintegrasikan komputasi dengan konektivitas dalam sistem chip yang lebih efisien. Melalui pengembangan tersebut, produsen dapat mengevaluasi arsitektur chip yang lebih hemat energi.
Cara Kerja Teknologi FD-SOI pada Platform FDX Fusion
Fondasi utama pengembangan FDX Fusion adalah FD-SOI atau Fully Depleted Silicon on Insulator, yaitu teknologi transistor yang menggunakan lapisan silikon tipis di atas bahan isolator. Sebagai pendekatan dengan struktur berbeda, FD-SOI memungkinkan pengaturan perilaku transistor secara lebih fleksibel. Salah satu kemampuan pentingnya adalah penggunaan pengaturan bias pada substrat. Berkat mekanisme penyesuaian bias, karakteristik transistor dapat disesuaikan menurut kebutuhan. Kemampuan ini penting bagi sistem dengan anggaran energi ketat, seperti modul industri. Meski menawarkan karakteristik menarik, hasil aktual tetap ditentukan oleh rancangan chip.
Dalam roadmap terbarunya, GlobalFoundries memperluas FDX Fusion untuk meningkatkan kepadatan transistor. Mengacu pada proyeksi platform, FDX Fusion dirancang menawarkan peningkatan kepadatan transistor logika melampaui dua kali proses 22FDX. Peningkatan tersebut memberikan peluang integrasi sistem yang lebih tinggi. Selain rangkaian digital, platform ini ditujukan agar dapat menggabungkan pemrosesan sinyal non-digital, RF atau frekuensi radio, serta embedded memory. Berkat integrasi berbagai blok rangkaian, perancang sistem memiliki pilihan untuk mengintegrasikan beberapa fungsi, walaupun biaya akhir perlu dievaluasi.
Integrasi Sensor dan Komputasi Menjadi Fokus FDX Fusion
Sebagai dasar pengembangan sistem AI fisik, GlobalFoundries mengacu pada kerangka STAC, singkatan dari Sense, Think, Act, Communicate. Pendekatan STAC menjelaskan tahapan interaksi mesin dengan lingkungan, yaitu mengenali perubahan lingkungan, memproses data, mengendalikan aktuator, dan bertukar informasi. Sebagai contoh, sebuah robot industri mampu mendeteksi posisi objek, kemudian menentukan gerakan berdasarkan sistem komputasi. Pada tahap berikutnya, robot menjalankan perintah aktuator sambil berkomunikasi dengan perangkat lain. Proses interaksi tersebut menjadi salah satu sasaran pengembangan FDX Fusion.
Ketika kecerdasan buatan diterapkan pada mesin, latensi pemrosesan memiliki pengaruh besar. Sebagai ilustrasi, perangkat harus mengenali lingkungan sekitar sebelum komputer memproses keputusan. Ketika pemrosesan selalu membutuhkan server eksternal, ketergantungan jaringan dapat mengurangi keandalan. Dengan pertimbangan tersebut, pemrosesan langsung pada perangkat menjadi pilihan yang semakin relevan. Platform semikonduktor ini ditujukan bagi aplikasi dengan persyaratan semacam itu, tanpa menjamin performa yang sama pada setiap implementasi.
Potensi FDX Fusion untuk Robotika dan Kendaraan Pintar
Bidang yang dapat memperoleh manfaat dari FDX Fusion adalah robotika modern. Ketika robot menjalankan tugas secara mandiri, sejumlah rangkaian pemrosesan harus bekerja secara terkoordinasi. Sensor mengidentifikasi perubahan pada area kerja, sementara pengendali digital mengolah data tersebut. Berkat rancangan elektronik dengan integrasi tinggi, jumlah komponen tertentu berpotensi dikurangi. Keuntungan tersebut mendukung perancangan perangkat berukuran kecil. Walaupun demikian, hasil akhirnya dipengaruhi perangkat lunak dan sensor.
Di samping sistem otomasi, FDX Fusion berpotensi dimanfaatkan dalam kendaraan cerdas, modul pengukuran otomatis, dan perlengkapan elektronik terhubung. Dalam aplikasi otomotif, integrasi pemrosesan dengan komunikasi berpotensi meningkatkan efisiensi sistem. Sementara itu, perangkat pemantauan otomatis sering membutuhkan konsumsi daya rendah. Dengan mempertimbangkan karakteristik tersebut, teknologi fabrikasi yang mendukung integrasi dapat menjadi pilihan menarik. Perlu ditekankan bahwa, adopsi nyata memerlukan pengembangan chip oleh pelanggan. Dengan demikian, peluang penerapan belum berarti seluruh perangkat telah menggunakan teknologi tersebut.
Roadmap Teknologi Semikonduktor FDX Fusion di Eropa
Dalam roadmap pengembangannya, GlobalFoundries menjadwalkan produksi FDX Fusion mulai 2028 di lokasi manufaktur miliknya di Jerman. Sebelum memasuki tahap produksi, pengembangan awal mencakup design kit dan chip demonstrasi pada 2027. Perangkat desain tersebut ditujukan untuk mendukung proses desain semikonduktor sebelum melanjutkan proses validasi perangkat keras. Walaupun target waktunya telah diumumkan, ketersediaan produksi belum menjamin produk langsung dipasarkan. Sebagai pertimbangan realistis, keberhasilan platform masih memerlukan pengujian.
Pengembangan FDX Fusion mendukung strategi pengembangan pabrik GlobalFoundries di Eropa. Dalam program ekspansi SPRINT, GlobalFoundries menyiapkan pengembangan bernilai kurang lebih 1,1 miliar euro untuk meningkatkan kemampuan produksi. Dalam sasaran proyek tersebut, fasilitas Dresden memiliki kapasitas lebih dari satu juta wafer 300 milimeter per tahun pada akhir 2028. Ekspansi ini dirancang meningkatkan kemampuan pasokan chip. Di samping investasi fasilitas, GlobalFoundries melibatkan berbagai mitra teknologi, termasuk CEA-Leti. Kolaborasi lintas industri tersebut dapat membantu memperluas ekosistem desain, meskipun keberhasilan komersial tetap harus dibuktikan.
Kesimpulan: FDX Fusion Membuka Peluang Baru bagi Physical AI
Pengenalan teknologi semikonduktor terbaru GlobalFoundries menunjukkan langkah penting dalam pengembangan semikonduktor modern. Dengan memanfaatkan teknologi silikon di atas isolator, platform tersebut ditargetkan menawarkan kemampuan digital kelas 7 nanometer. Konsep STAC menjadi landasan pengembangan untuk mesin cerdas, elektronik kendaraan terhubung, dan perangkat IoT. Melalui target produksi tahun 2028, proses validasi teknologi masih diperlukan. Kendati menghadirkan prospek yang menarik, daya saing platform bergantung pada implementasi pelanggan. Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi FDX Fusion GlobalFoundries? Anda dapat berbagi pemikiran mengenai perkembangan industri chip modern.








